Berniat kirim barang ke Taiwan? Sebelum melakukan hal itu, sebaiknya pahami prosedur atau langkah-langkah yang harus dilakukan. Pasalnya, mengirim barang ke luar negeri, khususnya Taiwan memang membutuhkan proses yang cukup panjang.
Untuk mengirim barang ke Taiwan, Anda harus menggunakan layanan kurir internasional. Agar tidak bingung saat akan mengirim paket ke negeri berjulukan Formosa tersebut, sebaiknya simak artikel ini sampai akhir terlebih dahulu.
Prosedur Kirim Barang ke Taiwan
Setidaknya terdapat 8 langkah yang harus dilewati jika ingin mengirimkan barang dari Indonesia ke Taiwan. Lebih lengkapnya mengenai langkah tersebut bisa Anda simak di bawah ini.
1. Persiapkan Barang yang Akan Dikirim
Prosedur paling awal yang harus Anda lakukan adalah mempersiapkan barang yang akan dikirim. Pastikan barang dikemas dengan seaman mungkin karena akan melewati rute yang panjang.
Sebelum itu, pastikan juga Anda mengirim barang-barang yang tidak dilarang oleh otoritas Indonesia maupun Taiwan. Jangan lupa untuk merekam proses pengemasan melalui video. Ini dapat dijadikan sebagai bukti jika terjadi kesalahan dalam pengiriman nantinya.
2. Lengkapi Dokumen-dokumen yang Dibutuhkan
Pengiriman barang-barang khusus ke luar negeri terkadang membutuhkan lampiran dokumen. Ada 3 buah dokumen yang biasanya diminta oleh oleh pihak perusahaan kurir dan cukai, yaitu:
● Letter non dangerous goods: dokumen ini wajib dilampirkan dalam pengiriman bahan kimia dalam bentuk cairan maupun bubuk.
● Personal user form: dilampirkan untuk pengiriman obat-obatan dan kosmetik yang menyatakan bahwa barang tersebut untuk pemakaian pribadi. Biasanya dilengkapi juga dengan resep dokter.
● Commercial invoice: wajib dilampirkan dalam setiap pengiriman barang. Dokumen ini berisi data lengkap mulai dari pengirim, detail barang, hingga data penerima.
Untuk mengetahui dokumen apa saja yang perlu dilampirkan, Anda bisa menghubungi pihak jasa pengiriman terlebih dahulu.
3. Datang ke Outlet Pengiriman atau Memesan Layanan Pickup
Berikutnya, Anda bisa datang langsung ke outlet jasa pengiriman untuk menyerahkan barang. Jika barang berukuran besar atau Anda tidak sempat, bisa memesan layanan pickup untuk menjemput barang tersebut.
4. Pengukuran dan Penimbangan Barang
Sebelum diproses, petugas dari jasa pengiriman akan melakukan pengukuran dan penimbangan barang terlebih dahulu. Proses ini sangat penting karena akan berpengaruh terhadap besarnya ongkir yang harus Anda bayarkan.
5. Input Data Barang oleh Perusahaan Kurir
Prosedur kirim barang ke Taiwan selanjutnya adalah menginput data barang. Ini akan dilakukan oleh petugas di perusahaan layanan pengiriman.
Anda hanya perlu memberikan informasi yang benar dan detail mengenai data pengirim, detail barang, serta detail penerima.
6. Resi Diterbitkan
Kalau semua data sudah lengkap, resi akan dicetak. Namun sebelum penerbitan resi, Anda punya kewajiban untuk melunasi pembayaran terlebih dahulu. Berapa biaya yang harus dibayarkan?
Jumlahnya tentu bervariasi karena ongkir ke Taiwan saja mulai dari Rp 129.000 per kilogram. Itu pun masih belum termasuk pajak, bea masuk, permit, dan lain sebagainya.
7. Barang Dikirimkan ke Taiwan
Setelah resi terbit atau dicetak dan pembayaran juga sudah lunas, barang akan mulai dikirimkan ke Taiwan. Pengiriman bisa dilakukan menggunakan pesawat maupun kapal. Tergantung dari jenis barang yang dikirim dan layanan yang Anda pilih di awal.
8. Barang Sampai ke Alamat Penerima di Taiwan
Proses kirim barang ke Taiwan dari Indonesia membutuhkan waktu mulai dari 4-9 hari. Selama dalam perjalanan, Anda bisa melakukan tracking menggunakan nomor resi yang sudah diberikan. Pastikan barang tersebut sampai ke alamat penerima yang benar di Taiwan.
Setelah membaca prosedur atau langkah-langkah kirim barang ke Taiwan di atas, Anda tidak perlu bingung lagi. Untuk keamanan kenyamanan pengiriman barang ke Taiwan, sebaiknya Anda menggunakan layanan pengiriman SAI Trans (saitrans.co.id).